|
|
|
|
|
|
Pariwisata
Di bidang pariwisata, Klaten tidak hanya memiliki Candi
Prambanan yang sudah terkenal di seluruh dunia. Masih banyak
lagi obyek wisata potensial yang siap dikembangkan.
|
Obyek
pariwisata pilihan di Klaten antara lain:
- Candi Prambanan
- Wisata Alam Deles
Indah,
-
Telaga Jombor,
-
Museum Gula,
-
Kompleks Candi Sewu
- Kawasan Pancingan Janti
- Wisata Tradisi Saparan, dll
|
Candi Prambanan
Sebagai peninggalan kebudayaan Hindu terbesar di Indonesia,
Candi Prambanan memang memiliki pesona keindahan tersendiri.
Sebab selain bentuk bangunan dan tata letaknya yang
menakjubkan, candi Prambanan juga menyimpan kisah sejarah dan
legenda yang sangat menarik wisatawan. Tak heran bila candi
yang terletak di tepi jalan raya 17 Km dari Yogyakarta menuju
Solo ini menjadi obyek wisata andalan bagi kedua kota tersebut. |
|
|
 |
|
Komplek candi yang dibangun pada abad 9 M ini memiliki
tiga bangunan utama berarsitektur indah setinggi 47 meter.
Ketiga bangunan tersebut melambangkan Trimurti, yaitu
ajaran tentang tiga dewa utama yang terdiri dari Candi
Siwa (Dewa Pelebur) di tengah, |
|
Candi Brahma (Dewa Penjaga) di selatan,
dan Candi Wisnu (Dewa Pencipta) di utara. Kemudian di
depan bangunan utama ini terdapat tiga candi yang lebih kecil
sebagai perlambang Wahana (kendaraan) dari Trimurti. Ketiga
candi tersebut adalah Candi Nandi (kerbau) yang merupakan
kendaraan Siwa, Candi Angsa kendaraannya Brahma, dan Candi
Garuda kendaraan Wisnu.
Para wisatawan juga dapat melihat dan mengikuti kisah cerita
Ramayana yang reliefnya dipahatkan searah jarum jam pada
dinding pagar langkan Candi Siwa dan bersambung di Candi
Brahma. Sedangkan pada pagar langkan Candi Wisnu dipahatkan
relief cerita Krisnayana.
Legenda Candi Prambanan
Memasuki Candi Utama (Candi Siwa) dari arah utara, wisatawan
juga dapat melihat patung seorang putri cantik bernama Roro
Jonggrang. Menurut legenda, Roro Jonggrang adalah putri Raja
Boko yang ingin dinikahi oleh Bandung Bondowoso, seorang
lelaki perkasa Putra Raja Pengging. Roro Jonggrang yang tidak
mencintai Bandung, berusaha menolak pinangan ini dengan
mengajukan syarat agar dibuatkan seribu candi dalam satu malam.
Dengan kekuatan supranatural, Bandung menyanggupi syarat
tersebut dan hampir berhasil menyelesaikan tugasnya. Roro
Jonggrang yang panik, berusaha menggagalkan keberhasilan ini
dengan mengerahkan para wanita desa untuk membakar jerami dan
menumbuk padi sehingga suasananya berubah seperti pagi hari.
Mengira tenggat waktunya telah berakhir, semua kekuatan
supranatural yang membantu Bandung berlarian. Tak ayal,
pekerjaan yang nyaris selesai akhirnya terbengkalai. Kegagalan
ini tentu saja membuat Bandung murka. Dan karena tidak dapat
menahan amarahnya, Bandung mengutuk Roro Jonggrang menjadi
sebuah patung.
Kisah legenda tersebut secara lengkap dapat wisatawan lihat di
gedung Museum yang berada di dalam lokasi Candi Prambanan.
Sebab selain memiliki ruang Audio Visual yang memutarkan film
selama 15 menit tentang sejarah ditemukannya Candi Prambanan
hingga proses renovasi dan purna pugarnya secara lengkap,
Museum ini juga memamerkan koleksi benda-benda arkeologi serta
perhiasan-perhiasan peninggalan raja Mataram kuno yang
ditemukan di Wonoboyo, Klaten.
Candi Sewu
Masih di kawasan Candi Prambanan, kurang lebih 1 km di utara,
wisatawan juga dapat melihat komplek bangunan suci Candi Sewu.
Agak berbeda dengan Prambanan, Candi Sewu merupakan
peninggalan kebudayaan Buddha kedua terbesar setelah Borobudur.
Berdasarkan prasasti dan data arsitekturnya, Candi Sewu
dibangun sekitar tahun 782 M–792 M, tepatnya pada masa
pemerintahan Rakai Panakaran dan Rakai Panaraban (seorang raja
besar Mataram kuno). Dan merajuk pada prasasti berangka tahun
714 C atau 792 M yang ditemukan pada tahun 1960 disini, nama
asli Candi Sewu adalah Manjus’rigrha atau rumah Manjusri,
yaitu salah satu Boddhisatwa dalam agama Buddha.
Fasilitas Lain
Segala informasi yang berkenaan dengan Candi Prambanan,
berikut berbagai jenis cindera mata, hingga buku-buku
kepariwisataan dan potensi tujuan wisata sekitar DIY atau
Jateng, bisa wisatawan dapatkan di Pusat Penerangan Candi
Prambanan. Dan demi memudahkan wisatawan menikmati segala
keindahan, disediakan sebuah rangkaian Kereta Mini yang akan
mengelilingi kawasan Taman Wisata Candi Prambanan hingga ke
Candi Sewu.
Selain itu, kawasan Taman Wisata Candi Prambanan juga memiliki
Arena Bermain Anak-Anak yang sejuk dan nyaman, dimana sering
digunakan sebagai tempat lomba burung berkicau. Masyarakat
umum juga dapat memanfaatkan Bumi Perkemahan Rama Shinta yang
tersedia di dalam kawasan untuk acara-acara pertemuan, acara
keluarga, ulang tahun, perpisahan sekolah maupun resepsi
pernikahan. Sebab di Bumi Perkemahan tersedia tempat parkir,
pendopo, toilet, kamar mandi dan lapangan olahraga yang dapat
dimanfaatkan. Bahkan disini juga tersdia penyewaan tenda,
pengeras suara, meja, kursi, lampu penerangan dan acara
kesenian Reog, Jatilan.
Peluang bisnis di sektor ini meliputi,
perhotelan, kerajinan, biro perjalanan, tranportasi, dll. Untuk
mendapatkan mitra bisnis anda, silakan lihat dalam Database
peluang bisnis KLATEN.GO.ID
|
|
|
| |
|
|
| |
|
::::
Klaten
Hari Ini
:::: |
|
-
|
|
| |
|